Gunakan Scholarik Indonesia, SMA PGII Bandung Terapkan Ujian Digital Terintegrasi Berfitur Anti-Contek
Dokumentasi Pelaksanaan & Implementasi Sistem Terpadu Scholarik Indonesia
BANDUNG – SMA PGII 1 Bandung menerapkan sistem digital penuh dalam pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) yang telah berlangsung sejak Senin (28/9/2026) lalu. Dengan menggandeng platform Scholarik Indonesia, sekolah mengintegrasikan seluruh tahapan ujian mulai dari persiapan, pengerjaan, pengawasan, hingga proses pengoreksian nilai demi meningkatkan efisiensi dan transparansi. Koordinator Digitalisasi SMA PGII 1 Bandung, Pak Prima, menjelaskan bahwa hingga hari ini, Kamis (1/10/2026), sistem digitalisasi tersebut secara signifikan terbukti memangkas beban administratif yang selama ini dihadapi oleh para guru. Sistem yang saling terhubung membuat alur kerja evaluasi tengah semester menjadi jauh lebih ringkas. "Melalui platform ini, semua proses berjalan dalam satu ekosistem. Guru lebih mudah menyiapkan bank soal, siswa mengerjakan lewat perangkat digital, pengawas memantau langsung dari dasbor, dan nilai otomatis terkoreksi secara real-time begitu ujian selesai," ujar Pak Prima saat memberikan keterangan di lingkungan sekolah. Selain efisiensi proses, fokus utama dari penerapan platform baru ini adalah menjaga kejujuran siswa selama ujian berlangsung. Menanggapi celah kecurangan yang kerap terjadi pada ujian berbasis gawai, pihak sekolah mengaktifkan fitur pengamanan ketat berupa Mode Alarm. Pak Prima menegaskan bahwa Mode Alarm ini berfungsi sebagai sistem deteksi otomatis jika ada siswa yang terindikasi melakukan kecurangan saat ujian berjalan. "Jika siswa mencoba keluar dari halaman ujian, membuka aplikasi lain, melakukan screenshot, atau membuka peramban baru untuk mencari jawaban, sistem akan otomatis terkunci. Pada saat yang sama, Mode Alarm aktif dan mengirimkan sinyal peringatan langsung ke gawai guru pengawas di kelas," jelasnya. Melalui evaluasi berkala sejak awal pekan ini, SMA PGII 1 Bandung berkomitmen untuk terus memanfaatkan teknologi secara tepat guna. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah kinerja tenaga pendidik, tetapi juga efektif membentuk karakter siswa yang mandiri, jujur, dan percaya pada kemampuan diri sendiri.
BANDUNG, 01 Oktober 2026– SMA PGII Bandung secara resmi menerapkan sistem digital penuh dalam pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) kali ini. Dengan menggandeng platform Scholarik Indonesia, sekolah mengintegrasikan seluruh tahapan ujian mulai dari persiapan, pengerjaan, pengawasan, hingga proses pengoreksian nilai demi efisiensi dan transparansi.Koordinator Digitalisasi SMA PGII Bandung, Pak Prima, menjelaskan bahwa digitalisasi ini secara signifikan memangkas beban administratif yang selama ini dihadapi oleh para guru. Sistem yang saling terhubung membuat alur kerja menjadi jauh lebih ringkas.
"Melalui platform ini, semua proses berjalan dalam satu ekosistem. Guru lebih mudah menyiapkan bank soal, siswa mengerjakan lewat perangkat digital, pengawas memantau langsung dari dasbor, dan nilai otomatis terkoreksi secara real-time begitu ujian selesai," ujar Pak Prima saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).
Selain efisiensi proses, fokus utama dari penerapan platform baru ini adalah menjaga kejujuran siswa selama ujian berlangsung. Menanggapi celah kecurangan yang kerap terjadi pada ujian berbasis gawai, pihak sekolah mengaktifkan fitur pengamanan ketat berupa Mode Alarm.
Pak Prima menegaskan bahwa Mode Alarm ini berfungsi sebagai sistem deteksi otomatis jika ada siswa yang terindikasi melakukan kecurangan saat ujian.
"Jika siswa mencoba keluar dari halaman ujian, membuka aplikasi lain, melakukan screenshot, atau membuka peramban baru untuk mencari jawaban, sistem akan otomatis terkunci. Pada saat yang sama, Mode Alarm aktif dan mengirimkan sinyal peringatan langsung ke gawai guru pengawas di kelas," jelasnya.
Melalui evaluasi berkala sejak awal pekan ini, SMA PGII 1 Bandung berkomitmen untuk terus memanfaatkan teknologi secara tepat guna. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah kinerja tenaga pendidik, tetapi juga efektif membentuk karakter siswa yang mandiri, jujur, dan percaya pada kemampuan diri sendiri.
Tim Scholarik
OfisialMempublikasikan kabar terbaru, dokumentasi implementasi sekolah digital, panduan kurikulum modern, dan rilis fitur ekosistem Scholarik Indonesia di seluruh penjuru nusantara.